Home Informasi Sekolah Kedinasan Imigrasi Enak Banged. Cek Cara Daftarnya Disini

Sekolah Kedinasan Imigrasi Enak Banged. Cek Cara Daftarnya Disini

25 min read
0
0
27
Gambar poltekim sekolah kedinasan imigrasi

Tepat banged kalau kamu mau lanjut kuliah di ‘sekolah kedinasan imigrasi’. Selain berbagai keunggulan saat menempuh studi, kamu akan dapat kemudahan dalam karir setelah lulus nanti.

Penasaran ? Yuk kita cek apa saja keunggulan Sekolah Kedinasan Imigrasi

Ohiya, buat yang belum tahu, kedinasan ini adalah salah satu sekolah kedinasan yang ada di lingkungan Kementerian Hukum & HAM ya. Dalam hal ini mungkin kamu lebih mengenalnya sebagai Politeknik Imigrasi ( Poltekim ).

1. Poltekim adalah Sekolah Kedinasan Gratis

Sebagai salah satu sekolah kedinasan, kedinasan ini tidak memungut biaya dari para mahasiswa/i nya.

Perkuliahan kamu ditanggung oleh negara lewat anggaran untuk Kemenkum & HAM. Asik kan ?

Tapi, tentu saja karena dibayari oleh negara, dalam hal ini lewat pajak rakyat, kamu harus memanfaatkan waktu kamu berkuliah dan bekerja nanti sebaik dan seamanah mungkin ya.

Apa saja yang GRATIS di sekolah kedinasan imigrasi ?

Pertama, tentu saja biaya kuliah mu. Alias kamu tidak perlu bayar uang masuk apalagi uang semesteran.

Kedua adalah segala seragam dan atribut lainnya juga gratis. Kamu tinggal pakai mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala.

Ketiga, kamu akan mendapatkan pasokan gizi lewat makanan yang baik dan cukup lho. Semua ditanggung agar kamu fokus untuk studi.

Seneng betul ya sekolah kedinasan gratis.

2. Program studi yang ada di Sekolah Kedinasan Imigrasi ini variatif dan prospek banged

Di Sekolah Kedinasan Imigrasi Poltekim, kamu bisa memilih satu diantara program studi berikut

  • D4 Prodi Hukum Keimigrasian
  • D4 Administrasi Keimigrasian
  • D4 Manajemen Teknologi Keimigrasian
  • D3 Keimigrasian

Keempat prodi tersebut tentunya menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan pekerjaan yang ada.

Mana yang lebih cocok buat kamu ? Mana yang sekiranya lebih prospek karirnya ? Kamu perlu banged cari informasi selengkapnya.

Selain itu, selama di perkuliahan kamu akan didukung oleh berbagai fasilitas penunjang yang so pasti berkelas.

Mulai dari ruang kuliah, fasilitas olahraga, perpustakaan, lab komputer dan lain -lain.

Tunggu apalagi ni ? Ayo persiapkan diri kamu jadi mahasiswa/i di Sekolah Kedinasan Imigrasi Poltekim.

3. Poltekim adalah Ikatan Dinas ! Yes !

Ini mungkin yang paling diidam – idamkan semua mahasiswa/i taruna Poltekim.

Nah, setelah kamu menyelesaikan studi, kamu akan ditempatkan antara lain pada analis bidang keimigrasian yang bisa ditempatkan pada unit pelayanan se Indonesia atau lingkungan lainnya di Kemenkum & HAM.

Tentunya dalam tahap ini kamu pun sudah mendapatkan gaji dan berbagai tunjangan. Waduh sedap betul.

Buat kamu yang betul pengen serius jadi taruna Sekolah Kedinasan Imigrasi Poltekim, begini adalah cara pendaftarannya ya

  1. Kamu wajib melakukan pendaftaran secara online melalui portal https://dikdin.bkn.go.id dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan
  2. Kamu hanya bisa memilih 1 pilihan Sekolah Kedinasan, apabila terdapat kesalahan dalam memilih sekolah kedinasan, maka akan menjadi tangung jawab kamu karena panitia tidak dapat merubahnya.
  3. Jika memilih lebih dari 1 pilihan Sekolah Kedinasan maka kamu secara otomatis dinyatakan gugur atau tidak dapat mengikuti tahapan seleksi administrasi.

4. Persyaratan Pendaftaran Poltekim Sekolah Kedinasan Imigrasi

Buat kamu yang akan memilih Poltekim Sekolah Kedinasan Imigrasi, harus tau dulu persyaratannya ya

Persyaratan umum calon taruna Poltekim

  1. Warga Negara Republik Indonesia;
  2. Pria/Wanita;
  3. Pendidikan SLTA sederajat;
  4. Usia dengan Ketentuan sebagai Berikut :
  5. Formasi Umum dan Formasi Putra/Putri Papua/Papua Barat : Usia Pelamar pada tanggal 1 April 2021 serendah-rendahnya 17 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun 0 bulan 0 hari (dibuktikan dengan Akta Kelahiran/surat keterangan lahir);
  6. Formasi Pegawai dan Formasi Pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat: usia pelamar pada tanggal 1 April 2021 tidak lebih dari 25 tahun 0 bulan 0 hari (dibuktikan dengan Akta Kelahiran/surat keterangan lahir);
  7. Tinggi Badan Pria minimal 170 cm, Wanita minimal 160 cm, berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli;
  8. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai kacamata dan/atau softlens, tidak tuli dan tidak buta warna;
  9. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya;
  10. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan);
  11. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/ Kepala Desa dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan;
  12. Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Wilayah Indonesia;
  13. Tidak pernah putus studi/ drop out (DO) dari POLITEKNIK ILMU PEMASYARAKATAN dan POLITEKNIK IMIGRASI dan atau Akademi/Sekolah Kedinasan Pemerintah lainnya;
  14. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya setelah dinyatakan diterima sebagai Calon Taruna/Taruni;
  15. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/ pekerjaan dengan instansi/ perusahaan lain.
  16. Bagi Calon Taruna/Taruni formasi pegawai/formasi pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat, selain harus memenuhi persyaratan diatas (angka 1 s.d. 13), juga harus memenuhi syarat :
    1. Mendapatkan persetujuan untuk mengikuti pendidikan ikatan dinas dengan pangkat/gol. ruang setinggi-tingginya Pengatur Muda Tk.I/ (II/b). Dibuktikan dengan surat pengantar dari Pejabat Pimpinan Tinggi (Pimpinan Unit Eselon I atau Kepala Kantor Wilayah);
    2. Tidak dalam proses pemeriksaan atau sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010. Dibuktikan dengan surat keterangan bebas dari proses pemeriksaan atau bebas hukuman disiplin dari Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Wilayah masing-masing;
    3. Penilaian Prestasi Kerja Pegawai (PPKP) tahun 2019 dan tahun 2020 minimal bernilai baik dan seluruh komponen / unsur penilaian PPKP minimal baik serta telah membuat SKP tahun 2021 pada sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG);

Persyaratan khusus Poltekim Pelamar Formasi Putra/Putri Papua – Papua Barat

  1. Surat lamaran bermaterai Rp. 10.000,-. ditujukan Kepada Menteri Hukum dan HAM RI di Jakarta dan ditandatangani dengan pena bewarna hitam (format surat lamaran dapat diunduh pada laman https://catar.kemenkumham.go.id) dokumen yang di unggah asli;
  2. Kartu Tanda Penduduk yang telah elektronik (e-KTP) atau surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik (asli) yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang;
  3. Melampirkan surat keterangan asli dari Kelurahan/Kepala Desa/Kepala Suku yang menerangkan bahwa pelamar asli dari Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (Bapak dan/atau Ibu) asli dari Papua/Papua Barat;
  4. Ijazah (asli), bagi lulusan luar negeri/ memiliki ijazah berbahasa asing melampirkan pula surat penyetaraan/ persamaan ijazah dari pejabat yang berwenang; Bagi pelamar/peserta lulusan SLTA Tahun 2021, sebagai pengganti ijazah wajib melampirkan Surat Keterangan Lulus (asli) yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah;
  5. Akta kelahiran / Surat Keterangan Lahir (asli) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (bukan dari Bidan atau Puskesmas);
  6. Surat Keterangan belum pernah menikah yang ditandatangani oleh Lurah / Kepala Desa sesuai domisili (asli) (bukan surat yang ditandatangani oleh pelamar, Ketua RT, Ketua RW atau orang tua);
  7. Surat Pernyataan 6 poin dari pelamar yang berisi tentang sanggup mentaati perjanjian ikatan dinas, Sanggup mengganti seluruh biaya selama mengikuti pendidikan apabila mengundurkan diri; Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan; Sanggup tidak menikah selama pendidikan; tidak terikat dengan instansi pemerintah lain/ swasta; dan tidak mengkonsumsi/ menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya ditandatangani dengan pena berwarna hitam, bermaterai Rp. 10.000,-. (format surat pernyataan dapat diunduh pada laman https://catar.kemenkumham.go.id) dokumen yang diunggah asli;
  8. Pas photo berlatar belakang warna merah untuk POLTEKIP dan warna biru untuk POLTEKIM;
  9. Dokumen persyaratan yang diunggah adalah scan berkas asli berwarna (tidak hitam putih) dan pelamar harap memastikan kembali berkas yang diunggah dapat dibuka / file tidak rusak dan terbaca dengan jelas;

Banyak juga yang persyaratannya ? hehe. Nah, justru ini buat kamu yang targetnya jadi taruna Poltekim Sekolah Kedinasan Imigrasi, harus segera persiapan dari sekarang.

Indahnya Kepulauan Raja Ampat di Papua. Gambar oleh Ady Arif Fauzan dari Pixabay

Nah, kemudian, untuk dokumen – dokumen yang diperlukan antara lain adalah :

Syarat dokumen Poltekim untuk pelamar formasi umum

  1. Surat lamaran bermaterai Rp. 10.000,-. ditujukan Kepada Menteri Hukum dan HAM RI di Jakarta dan ditandatangani dengan pena bewarna hitam (format surat lamaran dapat diunduh di https://catar.kemenkumham.go.id) dokumen yang di unggah asli;
  2. Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) atau surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik (asli) yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang;
  3. Ijazah (asli), bagi lulusan luar negeri/ memiliki ijazah berbahasa asing melampirkan pula surat penyetaraan/ persamaan ijazah dari pejabat yang berwenang.
  4. Bagi pelamar/peserta lulusan SLTA Tahun 2021, sebagai pengganti ijazah wajib melampirkan Surat Keterangan Lulus (asli) yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah;
  5. Akta kelahiran / Surat Keterangan Lahir (asli) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (bukan dari Bidan atau Puskesmas);
  6. Surat Keterangan belum pernah menikah yang ditandatangani oleh Lurah / Kepala Desa sesuai domisili (asli) (bukan surat yang ditandatangani oleh pelamar, Ketua RT, Ketua RW atau orang tua);
  7. Surat Pernyataan 6 poin dari pelamar yang berisi tentang sanggup mentaati perjanjian ikatan dinas, Sanggup mengganti seluruh biaya selama mengikuti pendidikan apabila mengundurkan diri; Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan; Sanggup tidak menikah selama pendidikan; tidak terikat dengan instansi pemerintah lain/ swasta; dan tidak mengkonsumsi/ menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya ditandatangani dengan pena berwarna hitam, bermaterai Rp. 10.000,-. (format surat pernyataan dapat diunduh pada laman https://catar.kemenkumham.go.id) dokumen yang diunggah asli;
  8. Pas photo berlatar belakang warna merah untuk POLTEKIP dan warna biru untuk POLTEKIM;
  9. Dokumen persyaratan yang diunggah adalah scan berkas asli berwarna (tidak hitam putih) dan pelamar harap memastikan kembali berkas yang diunggah dapat dibuka / file tidak rusak dan terbaca dengan jelas;

Syarat dokumen Poltekim untuk pelamar formasi putra/i papua

  1. Surat lamaran bermaterai Rp. 10.000,-. ditujukan Kepada Menteri Hukum dan HAM RI di Jakarta dan ditandatangani dengan pena bewarna hitam (format surat lamaran dapat diunduh pada laman https://catar.kemenkumham.go.id) dokumen yang di unggah asli;
  2. Kartu Tanda Penduduk yang telah elektronik (e-KTP) atau surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik (asli) yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang;
  3. Melampirkan surat keterangan asli dari Kelurahan/Kepala Desa/Kepala Suku yang menerangkan bahwa pelamar asli dari Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (Bapak dan/atau Ibu) asli dari Papua/Papua Barat;
  4. Ijazah (asli), bagi lulusan luar negeri/ memiliki ijazah berbahasa asing melampirkan pula surat penyetaraan/ persamaan ijazah dari pejabat yang berwenang; Bagi pelamar/peserta lulusan SLTA Tahun 2021, sebagai pengganti ijazah wajib melampirkan Surat Keterangan Lulus (asli) yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah;
  5. Akta kelahiran / Surat Keterangan Lahir (asli) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (bukan dari Bidan atau Puskesmas);
  6. Surat Keterangan belum pernah menikah yang ditandatangani oleh Lurah / Kepala Desa sesuai domisili (asli) (bukan surat yang ditandatangani oleh pelamar, Ketua RT, Ketua RW atau orang tua);
  7. Surat Pernyataan 6 poin dari pelamar yang berisi tentang sanggup mentaati perjanjian ikatan dinas, Sanggup mengganti seluruh biaya selama mengikuti pendidikan apabila mengundurkan diri; Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan; Sanggup tidak menikah selama pendidikan; tidak terikat dengan instansi pemerintah lain/ swasta; dan tidak mengkonsumsi/ menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya ditandatangani dengan pena berwarna hitam, bermaterai Rp. 10.000,-. (format surat pernyataan dapat diunduh pada laman https://catar.kemenkumham.go.id) dokumen yang diunggah asli;
  8. Pas photo berlatar belakang warna merah untuk POLTEKIP dan warna biru untuk POLTEKIM;
  9. Dokumen persyaratan yang diunggah adalah scan berkas asli berwarna (tidak hitam putih) dan pelamar harap memastikan kembali berkas yang diunggah dapat dibuka / file tidak rusak dan terbaca dengan jelas;

Syarat dokumen untuk Pelamar Formasi Pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat

  1. Surat lamaran bermaterai Rp. 10.000,-. ditujukan Kepada Menteri Hukum dan HAM RI di Jakarta dan ditandatangani dengan pena bewarna hitam (format surat lamaran dapat diunduh pada laman https://catar.kemenkumham.go.id) dokumen yang di unggah asli;
  2. Kartu Tanda Penduduk yang telah elektronik (e-KTP) atau surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik (asli) yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang;
  3. Ijazah (asli), bagi lulusan luar negeri/ memiliki ijazah berbahasa asing melampirkan pula surat penyetaraan/ persamaan ijazah dari pejabat yang berwenang;
  4. Surat Keterangan belum pernah menikah yang ditandatangani oleh Lurah / Kepala Desa sesuai domisili (asli) (bukan surat yang ditandatangani oleh pelamar, Ketua RT, Ketua RW atau orang tua);
  5. Surat Pernyataan 6 poin dari pelamar yang berisi tentang sanggup mentaati perjanjian ikatan dinas, Sanggup mengganti seluruh biaya selama mengikuti pendidikan apabila mengundurkan diri; Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan; Sanggup tidak menikah selama pendidikan; tidak terikat dengan instansi pemerintah lain/ swasta; dan tidak mengkonsumsi/ menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya ditandatangani dengan pena berwarna hitam, bermaterai Rp. 10.000,-. (format surat pernyataan dapat diunduh pada laman https://catar.kemenkumham.go.id) dokumen yang diunggah asli;
  6. Pas photo berlatar belakang warna merah;
  7. Khusus pelamar formasi pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat melampirkan surat keterangan asli dari Kelurahan/Kepala Desa/Kepala Suku yang menerangkan bahwa pelamar asli dari Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (Bapak dan/atau Ibu) asli dari Papua;
  8. Surat Persetujuan dari Pejabat Pimpinan Tinggi (Pimpinan Unit Eselon I atau Kepala Kantor Wilayah);
  9. Surat Keterangan tidak dalam proses pemeriksaan atau sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat dari Kepala Satuan Kerja;
  10. SK CPNS, SK PNS, SK Pangkat Terakhir, PPKP tahun 2019 dan 2020 yang diunggah atau diupdate pada aplikasi SIMPEG masing-masing;
  11. Dokumen persyaratan yang diunggah adalah scan berkas asli berwarna (tidak hitam putih) dan pelamar harap memastikan kembali berkas yang diunggah dapat dibuka / file tidak rusak dan terbaca dengan jelas;

Baca juga : Sekolah Kedinasan Di Jogja Ada Apa Saja Ya ?

5. Tahapan Seleksi Sekolah Kedinasan Imigrasi Poltekim

Tahapan Seleksi dilaksanakan menggunakan sistem gugur, dengan tahapan sebagai berikut :

  1. Seleksi Administrasi (Verifikasi Berkas Unggah).
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
  3. Tahapan Seleksi Lanjutan :
    • Tes Kesehatan.
    • Tes Kesamaptaan.
    • Seleksi Tulis Psikotes dan Wawancara Psikotes.
    • Seleksi Wawancara, Pengamatan Fisik dan Keterampilan (WPFK)

Informasi yang Kudi sajikan disini adalah informasi dengan kondisi saat tahun penerimaan 2021. Nah, untuk tahun kamu nanti mengikuti seleksi, kamu bisa langsung cek di website resminya.

6. Kuota Penerimaan Sekolah Kedinasan Imigrasi Poltekim

Ini informasi terpentingnya : Kuota Formasi Poltekim sejumlah 300

Nah, persebarannya antara lain

  1. Umum
    • Pria = 219 Taruna
    • Wanita = 71 Taruni
  2. Khusus Putra/Putri Papua
    • Pria = 3 Taruna
    • Wanita = 2 Taruni
  3. Khusus Putra/Putri Papua Barat
    • Pria = 3 Taruna
    • Wanita = 2 Taruni

Sekali lagi, ini adalah informasi kuota tahun 2021, saat artikel ini dibuat. Untuk tahun 2022 dan seterusnya tentu kamu bisa langsung cek website resminya yaah.

Tentunya selain mengetahui segala syarat dan dokumen yang diperlukan, kamu juga perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin ya.

Apakah misalnya menggunakan eBook latihan soal, atau bimbel secara intensif.

Karena, jika dilihat dari kuotanya, persaingan masuk ‘Sekolah Kedinasan Imigrasi’ Poltekim sangat ketat nih. Ayo jangan main – main !

Load More Related Articles
Load More By Kudi
Load More In Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cek juga

Lulusan Kejuruan ? Berikut Adalah Pilihan Sekolah Kedinasan Untuk SMK

Lulusan kejurusan juga punya kesempatan yang sama kok. Berikut adalah rekomendasi sekolah …